Kunjungi, Presiden Jokowi Dan Doa Kiai Maimun Zubair
(Mbah Moen)
Momen dimana ketika doa yang salah diucapkan Kiai
Maimun Zubair (Mbah Moen), dengan menyebutkan prabowo di samping presiden
jokowi menjadi ramai dibicarakan oleh banyak pihak di berbagai media masa maupu
sosial.
Dan mengakibatkan adu puisi antara Waketum
Gerindra Fadli Zon awalnya menulis puisi berjudul 'Doa yang Ditukar'
dengan ketum PPP Romahurmuziy yang menulis puisi soal doa Mbah Moen.
Berikut bunyi puisi Fadli Zon:
DOA YANG DITUKAR
doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral
doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar
doa yang ditukar
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik
Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah
doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral
doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar
doa yang ditukar
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik
Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah
Tak lama kemudian, ganti Ketum PPP Romahurmuziy
yang menulis puisi soal doa Mbah Moen. Puisi yang ditulis ditunjukan
untuk kepada pihak pihak yang mempermainkan doa Mbah Moen.
Berikut ini puisi Rommy soal 'Katanya Bela
Ulama':
Katanya bela ulama
Kyai paling sepuh pun kau nista
Dengan aneka meme dan cela
Katanya bela agama
Tapi kau halalkan semua
Tuk gelapkan siang sebelum waktunya
Katanya hasil ijtima'
Baca Qur'an pun kau hindari dengan berbagai cara
Jadi sebenarnya kau makhluk apa?
Editan atau manusia
Katanya bela ulama
Kyai paling sepuh pun kau nista
Dengan aneka meme dan cela
Katanya bela agama
Tapi kau halalkan semua
Tuk gelapkan siang sebelum waktunya
Katanya hasil ijtima'
Baca Qur'an pun kau hindari dengan berbagai cara
Jadi sebenarnya kau makhluk apa?
Editan atau manusia

Komentar
Posting Komentar